Memaksimalkan Hari-hari Terakhir Ramadhan

Memaksimalkan Hari-hari Terakhir Ramadhan

Posted on Posted in Keluarga Muslim

 

Nggak terasa ya Mamak Hebring, bulan Ramadhan sudah mau berakhir lagi. Sepuluh malam terakhir sedang kita lewati.

Tentunya beberapa hari terakhir di bulan Ramadhan ini jadi momen emas yang sayang jika dilewatkan begitu saja. Biar hari-hari berharga itu tidak sia-sia, saya sendiri sudah melakukan evaluasi tentang hari-hari Ramadhan yang sudah lewat.

Ada tiga pertanyaan yang saya ajukan pada diri sendiri. Ketiganya bisa terkait ibadah, bisa juga berhubungan dengan aktivitas harian.

  • Apa saja yang belum dan perlu saya lakukan.

Hihihi, kalau disodorin pertanyaan ini,  saya kok mikirnya persiapan lebaran. Iya, saya belum seberapa nyiapin apa-apa, lho.

Lalu kalau urusan ibadah, buat saya yang belum itu adalah khatam Al-Quran. Padahal start dari awal Ramadhan kemarin sudah meneruskan lembar yang sebelumnya telah saya baca sebelum Ramadhan.

Target Khatam Al-Quran

  • Apa saja yang perlu saya tingkatkan

Melanjutkan poin sebelumnya, karena itu saya sadar banget kalau aktivitas saya membaca Al-Quran masih kurang. Jadi kalau buat saya, kegiatan ini yang perlu saya tingkatkan.

  • Apa saja yang nggak perlu saya lakukan dan harus saya hentikan.

Nah… kalau poin yang ini, jujur, saya harus mengeliminasi beberapa daftar lomba blog yang begitu menggebu saya kejar pada mulanya.

Di satu titik, akhirnya saya teringat sesuatu. Kalau saya mengejar urusan dunia, urusan akhirat pasti nggak ikut. Tapi kalau saya mengejar urusan akhirat, insyaAllah, urusan dunia pasti ikut.

Sebetulnya dalam poin-poin evaluasi itu, masih ada beberapa hal sih yang saya renungkan. Tapi, kan nggak enak kalau orang sedunia maya jadi tahu semua. Nggak asyik! Hehehe…

 

Setelah evaluasi, saya lalu melihat poin yang pertama dan ke dua. Tentang apa saja yang belum dan perlu dilakukan serta ditingkatkan. Biar hari-hari terakhir Ramadhan bisa saya jalani dengan maksimal, ini dia poin-poin yang perlu saya pegang.

  1. Meningkatkan dzikir

Di sela-sela aktivitas, saya sepertinya perlu meningkatkan dzikir. Bisa membaca istighfar, shalawat, atau dzikir lainnya.

  1. Sempatkan khatam Al-Quran

Tiap bulan Ramadhan, rasanya kalau buat saya, bisa khatam Al-Quran itu jadi salah satu target yang ingin saya dapatkan. Soalnya bisa khatam di momen Ramadhan itu sepertinya istimewa.

  1. Meningkatkan ibadah di malam hari

Dulu kalau pas lajang sih, kegiatan i’tikaf sering saya lakukan di masjid. Tapi karena sekarang sudah punya anak, sepertinya kegiatan ini agak sulit saya lakukan. Apalagi di daerah tempat tinggal saya yang sekarang. Padahal sewaktu dulu di Batam, atau saat saya I’tikaf di Masjid Akbar Surabaya, pasangan suami istri yang I’tikaf sambil mengajak balita itu sudah menjadi pemandangan yang biasa saya lihat.

Akhirnya pilihan yang ada sekarang, saya bisa memerbanyak ibadah di malam hari, di rumah saja.

  1. Mohon ampunan

Banyak-banyak memohon ampunan terutama di saat hari-hari terakhir Ramadhan, konon menjadi momen yang sangat perlu dilakukan. Apalagi jika dilakukan saat beribadah malam hari.

  1. Banyak melakukan sunnah Rasul

Sebetulnya banyak kegiatan sehari-hari yang sebetulnya menjadi bagian dari sunnah Rasul namun sering terlewatkan. Misalnya mulai dari shalat sunnah sebelum atau sesudah shalat wajib, atau dalam kegiatan sehari-hari seperti makan dengan tangan kanan. Nah katanya kan kalau kita melakukan sunnah Rasul, kita bisa meraih pahala. Apalagi di saat bulan Ramadhan. Ada baiknya sunnah-sunnah tersebut bisa diupayakan.

  1. Memerbanyak sedekah

Banyak berbagi atau sedekah juga jadi poin yang perlu makin diperhatikan. Sifatnya tidak melulu berupa materi kok. Yang penting, apa saja hal positif yang bisa kita berikan pada orang lain yang membutuhkan.

  1. Tidak menyia-nyiakan waktu

Karena hari-hari terakhir menjadi momen yang sangat berharga, yuk perhatikan juga aktivitas di keseharian. Gunakan skala prioritas dan pilah-pilih aktivitas. Sehingga ibadah di masa-masa akhir Ramadhan jadi tidak tersia-sia.

  1. Membuat perubahan hidup

Melakukan sesuatu yang istimewa di bulan Ramadhan yang luar biasa juga bisa dilakukan. Apa saja itu? Misalnya, mulai membiasakan diri lebih menjaga hijab, atau menyambung kembali tali silaturahmi ke orang yang selama ini telah putus komunikasi.

 

Karena begitu berharganya hari-hari terakhir Ramadhan, ada beberapa hal juga lho yang saya dan Mamak Hebring bisa perhatikan. Berikut ini hal-hal yang bisa kita lakukan demi menunjang makin optimalnya ibadah di saat-saat terakhir Ramadhan.

  1. Pilah-pilih dan tetapkan prioritas kegiatan

Iya, sekali lagi ini jadi hal yang perlu diperhatikan. Mana yang memang harus dilakukan, bisa dilakukan nanti setelah Ramadhan, atau tidak perlu sama sekali dilakukan. Jadinya, kita bisa punya porsi waktu yang banyak untuk memaksimalkan ibadah, seperti mengkhatamkan Al-Quran.

  1. Makan dan minum seperlunya

Terutama bagi yang berniat akan menjalani I’tikaf atau memerbanyak ibadah di malam hari di rumah, apa yang dimakan dan diminum ini perlu juga diperhatikan. Seperti sunnah Rasul yang makan tidak sampai kekenyangan, efeknya juga membuat kita jadi tersuplai energi tapi tidak membuat kita mudah mengantuk.

  1. Perhatikan konsumsi air mineral

Ini poin yang sepaket dengan poin sebelumnya. Apalagi karena melakukan I’tikaf atau beribadah di malam hari, konsumsi cairan tubuh pun jangan sampai kurang. Bagusnya lagi sih kalau mengkonsumsi air mineral kaya oksigen dari pada minuman yang mengandung kafein. Hasilnya sama kok, badan jadi nggak mudah ngantuk. Malah air mineral kaya oksigen itu sangat bagus efeknya di tubuh.

  1. Memerbanyak konsumsi buah dan sayuran

 

Usahakan sejak sahur, konsumsi makanan dan minuman yang bergizi, kaya serat dan protein. Sehingga meski malamnya habis I’tikaf, aktivitas selama puasa tetap lancar. Begitu juga saat berbuka hingga waktu kembali dini hari, yuk kita pilih makan buah dari pada camilan yang banyak mengandung kadar gula atau karbohidrat. Ngemil kurma juga lebih bagus lho untuk mengganjal perut.

  1. Minum vitamin

Vitamin juga penting dikonsumsi. Pokoknya yang kira-kira sesuai dengan kebutuhan tubuh. Misalnya nih karena saya sering anemia, saya akan cari multivitamin yang bisa mengobati anemia saya.

 

Lantas bagaimana jika maunya memaksimalkan ibadah di hari-hari terakhir Ramadhan, inginnya mengejar Lailatul Qodar, tapi badan nggak memungkinkan karena habis sakit?

Ada cara menyiasatinya kok Mamak Hebring. Hal yang terpenting diperhatikan sih memang di mana batas kemampuan tubuh masing-masing. Jika memang masih belum sehat betul, jangan terlalu memaksa. Misalnya dengan nekad begadang dan tanpa tidur sama sekali.

Poin-poin tentang hal yang perlu diperhatikan di atas juga perlu diingat dan dilakukan ya. Selain itu jika perlu, konsumsi saja Theragran-M, vitamin untuk mengembalikan kondisi tubuh setelah sakit.

Theragran-M

Theragran-M ini kaya banget kandungan vitamin dan mineralnya. Karena memang Theragran-M merupakan vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan.

Kandungan Theragran-M

Yang saya suka dari Theragran-M ini, rasa kapsulnya manis dan nggak eneg. Kadang jika memerlukan tambahan vitamin dan mineral, terutama saat badan nge-drop setelah sakit, saya minum Theragran-M setelah makan sahur sebagai vitamin untuk mengembalikan daya tahan tubuh setelah sakit.

Theragran-M Vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan

Untuk mendapatkan Theragran-M, Mamak Hebring bisa kok membelinya di apotik atau toko obat di sekitar kita.

 

Nah, itu cerita saya untuk memaksimalkan puasa di bulan Ramadhan terutama mengiptimalkan hari-hari terakhir di bulan suci. Semoga kita semua bisa menggunakan kesempatan istimewa di tahun ini ya Mamak Hebring. Aamiin…

 

 

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M

16 thoughts on “Memaksimalkan Hari-hari Terakhir Ramadhan

  1. Hmm iyaa mbak ndak terasaa uda tnggal beberapa hari ya Ramadhan. . Masih nyaman banget padahal sama berkah dan suasana Ramadhan yg menenangkan. . Harus tambah semangat ini memaksimalkan hari” terakhir ya mbaak. . Jaga kesehatan jugaa biar gak tumbang. Hehehe aku uda coba theragran mbak dan bener banget cepat fit kembalii. . Tfs mbaaak. . 🙂

  2. aku menjelang hari-hari terakhir bulan Ramadhan badannya malah sempat nge-drop, kecapean ikutan acara sana-sini :D. semoga dengan minum Theragran M badanku jadi lumayan seger dan pulih lagi ya…

  3. Minum vitamin itu aku baru ingat ketika sedang ngedrop. Hihi.. parah! Trus nyesel ketika Ramadhan kayak gini, ternyata badan nggak fit, ibadah nggak maksimal.

  4. Tak terasa ya sebentar lagi mau lebaran, padahal sepertinya baru kemarin mulai puasanya. Kalau saya sih di perbanyak ibadah biar bisa dapat pahala di bulan ramdhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *